Minggu, 07 Juli 2013

Pusri Palembang

Berbicara tentang Palembang, salah satu landmark yang sangat populer adalah PT Pupuk Sriwidjaja Palembang atau yang lebih dikenal dengan nama Pusri Palembang. Pabrik pupuk tertua di Indonesia dengan kapasitas produksi mencapai 2 juta ton urea per tahun sudah memasuki usia 54 tahun. Pabrik yang berdiri di Jalan Mayor Zen, antara kecamatan Kalidoni dan kecamatan Ilir Timur II ini merupakan kawasan hijau Palembang, tak heran banyak warga Palembang yang menghabiskan weekend disana sekedar berolahraga atau bermain bersama keluarga. Berbagai fasilitas olahraga yang dilengkapi dengan taman yang hijau dibuka untuk warga sekitar Pusri Palembang.

Sejarah Singkat Pusri Palembang

Logo pusri
PT Pupuk Sriwidjaja yang didirikan pada tanggal 24 Desember 1959 merupakan perusahaan yang bertujuan untuk turut melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan dan program pemerintah di bidang ekonomi, dan pembangunan nasional pada umumnya, khususnya di bidang industri pupuk dan industri kimia lainnya, melalui usaha produksi, perdagangan, pemberian jasa, dan usaha lainnya.

PT Pupuk Sriwidjaja ditunjuk oleh pemerintah menjadi perusahaan induk (holding company) PT Pupuk Sriwidjaja (Persero), berdasarkan PP No.28/1997. Sejak Pemerintah Indonesia mengalihkan seluruh sahamnya yang ditempatkan di Industri Pupuk Dalam Negeri dan di PT Mega Eltra kepada PUSRI, melalui Peraturan Pemerintah (PP) nomor 28 tahun 1997 dan PP nomor 34 tahun 1998, maka PUSRI, yang berkedudukan di Palembang, Sumatera Selatan, menjadi Induk Perusahaan (Operating Holding) dengan membawahi 6 (enam) anak perusahaan termasuk anak perusahaan penyertaan langsung yaitu PT Rekayasa Industri, masing-masing perusahaan bergerak dalam bidang usaha :
  • PT Petrokimia Gresik yang berkedudukan di Gresik, Jawa Timur. Memproduksi dan memasarkan pupuk urea, ZA, SP-36/SP-18, Phonska, DAP, NPK, ZK, dan industri kimia lainnya serta Pupuk Organik.
  • PT Pupuk Kujang, yang berkedudukan di Cikampek, Jawa Barat. Memproduksi dan memasarkan pupuk urea dan industri kimia lainnya.
  • PT Pupuk Kalimantan Timur, yang berkedudukan di Bontang, Kalimantan Timur. Memproduksi dan memasarkan pupuk urea dan industri kimia lainnya.
  • PT Pupuk Iskandar Muda, yang berkedudukan di Lhokseumawe, Nangroe Aceh Darussalam. Memproduksi dan memasarkan pupuk Urea dan industri kimia lainnya.
  • PT Rekayasa Industri, yang berkedudukan di Jakarta, Bergerak dalam penyediaan Jasa Engineering, Procurement & Construction (EPC) guna membangun industri gas & minyak bumi, pupuk, kimia dan petrokimia, pertambangan, pembangkit listrik (panas bumi, batu bara, micro-hydro, diesel).
  • PT Mega Eltra, yang berkedudukan di Jakarta dengan bidang usaha utamanya adalah Perdagangan Umum.
Pada tahun 2010, dilakukan Pemisahan (Spin Off) dari Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pupuk Sriwidjaja disingkat PT. Pusri (Persero) kepada PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang
  • Adanya Perubahan Anggaran Dasar PT Pupuk Sriwidjaja Palembang melalui Akte Notaris Fathiah Helmi, SH nomor 14 tanggal 12 November 2010 yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM tanggal 13 Desember 2010 nomor AHU-57993.AH.01.01 tahun 2010.
  • Adanya pengalihan hak & kewajiban / aktiva & pasiva PT. Pusri (Persero) kepada PT. Pusri Palembang tertuang di dalam Rapat Umum Pemegang Saham - Luar Biasa (RUPS-LB) tanggal 24 Desember 2010
  • Serah terima jabatan & pengalihan aktiva pasiva tersebut berlaku efektif 1 Januari 2011
  • Adapun PT Pusri (Persero) sekarang mengubah namanya menjadi PT Pupuk Indonesia (Persero) pada tanggal 18 April 2012 dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang tetap menggunakan brand dan merk dagang Pusri hingga kini

Fasilitas Olahraga

Berbagai fasilitas olahraga yang disediakan oleh Pusri Palembang, dapat juga digunakan oleh umum, beberapa faslitas olahraga yang terdapat di Pusri Palembang yang dibuka untuk umum, diantaranya:
  • Lapangan Sepakbola
  • Lapangan Tenis
  • Lapangan Basket
  • Lapangan Indoor Badminton
  • Lapangan Softball/Baseball
  • Lapangan Golf
  • Sasana Tinju
  • Kolam Renang
  • Lapangan Volley

Penangkaran Rusa

Sebagai wujud kepedulian Pusri Palembang terhadap pelestarian lingkungan, Pusri mengadakan penangkaran rusa dikawasan perumahan komplek Pusri Palembang. Jika melewati pintu gerbang sepeda motor maka penangkaran akan dapat dilihat di sebelah kiri setelah Cafetaria dan ATM. Tempat penangkaran rusa ini banyak digunakan oleh warga sekitar untuk bermain bersama keluarga sambil melihat satwa rusa yang mulai langka, disana juga disediakan bangku permanen agar lebih memudahkan pengunjung untuk menikmati pemandangan yang ada tanpa dipungut biaya.


source: www.pusri.co.id

Pembagian Wilayah Kota Palembang

Secara geografis, Palembang terletak pada 2°59′27.99″LS dan 104°45′24.24″BT. Luas wilayah Kota Palembang adalah 358,55 Km² dengan ketinggian rata-rata 8 meter dari permukaan laut. Secara administratif, Kota Palembang dibagi menjadi 16 kecamatan.
Peta Administratif Kota Palembang

  1. Kecamatan Ilir Timur I
  2. Kecamatan Ilir Timur II
  3. Kecamatan Kemuning
  4. Kecamatan Kalidoni
  5. Kecamatan Ilir Barat I
  6. Kecamatan Ilir Barat II
  7. Kecamatan Bukit Kecil
  8. Kecamatan Gandus
  9. Kecamatan Sukarami
  10. Kecamatan Sako
  11. Kecamatan Plaju
  12. Kecamatan Kertapati
  13. Kecamatan Alang-Alang Lebar
  14. Kecamatan Sematang Borang
  15. Kecamatan Seberang Ulu I
  16. Kecamatan Seberang Ulu II

Sekilas Palembang

Logo Kota Palembang
Kota Palembang adalah ibu kota provinsi Sumatera Selatan. Palembang merupakan kota terbesar kedua di Sumatera setelah Medan. Sejarah Palembang yang pernah menjadi ibu kota kerajaan bahari Buddha terbesar di Asia Tenggara pada saat itu, Kerajaan Sriwijaya, yang mendominasi Nusantara dan Semenanjung Malaya pada abad ke-9 juga membuat kota ini dikenal dengan julukan "Bumi Sriwijaya". Berdasarkan prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan di Bukit Siguntang sebelah barat Kota Palembang, yang menyatakan pembentukan sebuah wanua yang ditafsirkan sebagai kota pada tanggal 16 Juni 682 Masehi, menjadikan kota Palembang sebagai kota tertua di Indonesia. Di dunia Barat, kota Palembang juga dijuluki Venice of the East ("Venesia dari Timur").

Kota ini dianggap sebagai salah satu pusat perdagangan dan pelayaran pada jaman kejayaan Sriwijaya. Serangan Rajendra Chola dari Kerajaan Chola pada tahun 1025, menyebabkan kota ini hanya menjadi pelabuhan sederhana yang tidak berarti lagi bagi para pedagang asing. Selanjutnya berdasarkan kronik Tiongkok nama Pa-lin-fong yang terdapat pada buku Chu-fan-chi yang ditulis pada tahun 1178 oleh Chou-Ju-Kua dirujuk kepada Palembang.

Berdasarkan kisah Kidung Pamacangah dan Babad Arya Tabanan disebutkan seorang tokoh dari Kediri yang bernama Arya Damar sebagai bupati Palembang turut serta menaklukan Bali bersama dengan Gajah Mada Mahapatih Majapahit pada tahun 1343. 

Kemudian sekitar tahun 1513, Tomé Pires seorang apoteker Portugis menyebutkan Palembang, telah dipimpin oleh seorang patih yang ditunjuk dari Jawa yang kemudian dirujuk kepada kesultanan Demak serta turut serta menyerang Malaka yang waktu itu telah dikuasai oleh Portugis.

Palembang muncul sebagai kesultanan pada tahun 1659 dengan Sri Susuhunan Abdurrahman sebagai raja pertamanya. Namun pada tahun 1823 kesultanan Palembang dihapus oleh pemerintah Hindia-Belanda. Setelah itu Palembang dibagi menjadi dua keresidenan besar dan pemukiman di Palembang dibagi menjadi daerah Ilir dan Ulu. Pada tanggal 27 September 2005, Kota Palembang telah dicanangkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sebagai "Kota Wisata Air" seperti Bangkok di Thailanddan Phnom Penh di Kamboja. Tahun 2008 Kota Palembang menyambut kunjungan wisata dengan nama "Visit Musi 2008". Palembang menjadi salah satu kota pelaksana pesta olahraga olahraga dua tahunan se-Asia Tenggara yaitu SEA Games XXVII Tahun 2011

source:http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Palembang